Gaya Kepemimpinan yang Berbahaya Untuk Kemajuan Perusahaan
Cut Hanti, S.Kom
05 Nov 2023 23:25

Gaya Kepemimpinan yang Berbahaya Untuk Kemajuan Perusahaan

Gaya Kepemimpinan yang Berbahaya Untuk Kemajuan Perusahaan

Gambar Ilustrasi Gaya Kepemimpinan yang Berbahaya Untuk Kemajuan Perusahaan

Kepemimpinan Dalam Standar ISO

Jika kita mencermati framework ISO berbasis High Level Structure, seperti ISO 9001, 14001, 45001, dan lainnya, maka kita akan melihat bahwa klausul 5 Leadership (Kepemimpinan) berada ditengah siklus PDCA, dengan kata lain sebagai poros dari siklus tersebut. Sebagai poros dari suatu siklus, klausul 5 Leadership adalah kunci utama penggerak suatu sistem. Jika poros tersebut berfungsi secara efektif, efisien dan konsisten, maka sistem yang ada akan berjalan dengan baik. Sebaliknya jika poros tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka sistem akan bermasalah.

Sebagai konsultan ISO, kami sering mendapatkan pertanyaan terkait implementasi dari klausul 5 tersebut. Penjelasan dari klausul 5 adalah terkait dengan komitmen manajemen, kebijakan, dan tugas tanggung jawab serta wewenang. Implementasi ketiga sub klausul tersebut (komitmen, kebijakan, tugas tanggung jawab wewenang) sangat erat kaitannya dengan gaya kepemimpinan yang ada di suatu perusahaan.

Pada artikel ini, kami sebagai konsultan ISO akan menjelaskan beberapa gaya kepemimpinan yang berbahaya bagi perusahaan sebagai bagian dari artikel Seri Kepemimpinan Klausul 5 Standar ISO sebagai panduan agar terhindar dari risiko kegagalan penerapan klausul 5 dalam perusahaan.

Tidak hanya performa para karyawan, gaya kepemimpinan atasan juga bisa berdampak langsung terhadap kemajuan perusahaan. Apabila Anda merupakan salah seorang atasan, ada baiknya menghindari sifat-sifat, kebiasaan, maupun gaya kepemimpinan yang berbahaya bagi perusahaan.

Tak dipungkiri banyak perusahaan-perusahaan dalam negeri maupun perusaan asing yang berhasil sukses karena kepemimpinan tepat. Salah satu contoh adalah Steve Jobs,selama memangku jabatan sebagai bosnya Apple, ia terkenal sebagai pemimpin keras yang bahkan kerap kali tidak mau menerima masukan yang diberikan oleh siapapun. Beruntung kreativitas yang dimilikinya sebanding dengan sikap keras dalam kepemimpinannya.

Meskipun gaya kepemimpinannya terkenal agak buruk, tetapi nyatanya Jobs mampu menjadikan Apple sebagai salah satu perusahaan bergengsi di dunia. Berbeda dengan Jobs, sang bos Microsoft yakni Bill Gates justru menjadi seorang pemimpin yang lebih terbuka terhadap berbagai masukan saran. Bill Gates lebih bersikap terbuka terhadap ide-ide baru dari anak buahnya. Oleh karenanya, Microsoft kini berhasil menjadi perusahaan raksasa dengan barmacam produk unggulannya.

Itulah contoh dua kepemimpinan yang terbilang bertolak belakang, tetapi dua perusahaan tersebut dapat meraih kesuksesan. Dalam artikel ini, kita tidak akan membahas sifat pemimpin ideal, tetapi akan mengulas singkat mengenai gaya kepemimpinan yang berbahaya sebab hal itu dapat berpotensi mengacaukan hubungan antara anak buah dan atasannya, bahkan dapat merusak misi dan visi bisnis.

Gaya Kepemimpinan yang Berbahaya : Sering mengomel pada bawahan di hadapan umum

Saran dan kritik sebenarnya hal baik. Saran dan kritikan dapat menjadikan perseorangan, kelompok maupun perusahaan memperbaiki diri dan semakin berkembang. Akan tetapi, sebagai atasan, sebaiknya Anda jangan sampai mempermalukan bawahan di hadapan umum maupun di hadapan rekan kerjanya. Meskipun tujuan Anda baik yakni memberikan saran atau kritik agar bawahan tersebut menjadi lebih baik, dan tidak bermaksud mempemalukannya.

Apabila memberikan saran atau kritik di sembarang tempat adalah hal yang biasa dan bukan masalah, maka Anda salah besar. Gaya kepemimpinan yang demikian dapat mengganggu mental dan rasa percaya diri bawahan. Hal tersebut justru dapat pula mengganggu kinerja bawahan. Omelan Anda yang mempermalukannya akan membuatnya merasa kesal dan tidak fokus mengerjakan tanggung jawabnya.

Jangan anggap remehkan kebiasaan mengomel pada bawahan di depan umum seperti itu, sebab hal ini juga berpotensi merusak hubungan kerja di antara atasan dengan para bawahan. Semakin lama kebiasaan tersebut dipelihara, akan membuat para bawahan kehilangan respek kepada Anda. Bahkan dengan gaya kepemimpinan yang berbahaya tersebut, tak jarang kita temukan bawahan yang jadi gemar membuat ulah dan sulit diajak bekerja sama karena ia telang kehilangan rasa hormat terhadap atasannya. Jika koordinasi di antara bawahan dan atasan menjadi sulit hingga visi misi bisnis tidak tercapai.

Langkah terbaiknya untuk menyampaikan kritikan, sebaiknya lakukan secara privasi dengan memanggil karyawan tersebut dan berbincang di ruang atasan. Tanyakan pula tentang kendala apa yang membuat performa kerjanya kurang maksimal. Kemudian berikan saran yang baik dan masuk akal. Apabila ingin mengkritik hasil kerjanya, sebaiknya kritik yang membangun.

Gaya Kepemimpinan yang Berbahaya : Menyembunyikan informasi dari tim

Sebagian atasan menganggap karyawan atau anak buahnya hanya bertugas menyelesaikan tugas-tugas semata. Oleh sebab itu, sebagian atasan tersebut selalu menutupi atau menyembunyikan informasi seputar kondisi perusahaan pada bawahannya maupun menutupi perhitungan keuangan terkait gaji. Anggapan tersebut ternyata tak sepenuhnya tepat, karena para bawahan sebenarnya memiliki rasa ingin tahu mengenai kondisi perusahaan maupun infomasi lainnya seputar gaji mereka.

Transparansi mengenai hitung-hitungan terkait gaji, uang lembur dan lain-lain perlu diketahui oleh bawahan agar mereka tidak mencurigai atasannya berbuat curang. Begitu pula dengan informasi mengenai kondisi perusahaan bila menghadapi masalah menyangkut visi misi perusahaan. Dengan mengetahui bagaimana kondisi perusahaan yang bermasalah, atasan dapat membakar semangat bawahannya agar mereka bekerja lebih semangat dan lebih baik. Karena baiknya kondisi perusahaan akan berdampak pula pada kesejahteraan seluruh karyawan.

Gaya Kepemimpinan yang Berbahaya : Mengkritik tanpa solusi

Kritikan dapat menjadi jalan perbaikan atas hasil kerja seseorang yang kurang baik. Akan tetapi bila sekedar kritik saja atau cenderung sekedar omelan, ada kemungkinan tidak akan berarti apapun. Sebagian atasan senang mengomel pada bawahannya ketika pekerjaan mereka tidak beres. Setelah mengomel, dia meminta bawahannya melakukan perbaikan tetapi tidak memberi solusi tentang bagaimana cara agar pekerjaan itu jadi lebih baik.

Tipe kepemimpinan seperti itu bisa menjadi gaya kepemimpinan yang berbahaya sebab bawahan akan membenci atasannya. Kalau pun memang pada dasarnya bawahan tidak perlu diberikan solusi karena sebenarnya ia sudah tahu, hanya saja ia memang melakukan pekerjaaan dengan buruk, maka coba mengajak bawahan Anda untuk berdiskusi mencari akar permasalahannya. Dengan demikian, wibawa sebagai atasan akan terjaga dan bawahan lebih menghormati Anda.

Gaya Kepemimpinan yang Berbahaya : Narsis atau sering mengklaim keberhasilan individu

Tak sedikit atasan yang memiliki kelakuan seperti itu. Saat sebuah proyek berhasil diselesaikan, memperoleh apresiasi baik, dan membanggakan perusahaan, sebagian atasan yang narsis akan mengganggap bahwa semua itu adalah hasil kerja kerasnya dan hasil kepintarannya. Atasan tersebut membesar-besarkan diri sendiri pada kolega lainnya tanpa menghargai kerja keras bawahannya.

Namun tahukah Anda bahwa keberhasilan proyek perusahaan merupakan hasil kerja tim, hasil menguras keringat bawahan, tak hanya hasil kecerdasan atasan. Sikap narsis bisa menjadi salah satu gaya kepemimpinan yang berbahaya sebab menjadikan hubungan antara bawahan dan atasan menjadi renggang. Dikhawatirkan bila sikap seperti itu berlangsung terus menerus, maka bawahan akan menjadi malas melakukan tanggung jawabnya, malas berinovasi, dan enggan mencurahkan kreativitas karena merasa tak dihargai.

Gaya Kepemimpinan yang Berbahaya : Cuek, tidak tahu menahu hasil kerjakan bawahan

Sudah pasti ini merupakan gaya kepemimpinan yang berbahaya bagi kemajuan perusahaan. Cuek pada cibiran kompetitor termasuk hal yang bijak karena memang hal tersebut tidak penting untuk dipikirkan. Namun sikap cuek terhadap apa yang dikerjakan bawahan akan membuat bawahan bebas melakukan apapun.

Tak jarang bawahan melakukan kegiatan yang tidak poduktif karena merasa bebas. Alhasil atasan tidak tahu seberapa bagus progres yang sudah mereka lakukan. Ketidak produktifan bawahan dapat merugikan perusahaan. Target pencapaian perusahaan tidak akan tercapai jika bawahan tidak produktif dan perusahaan akan menanggung rugi.

Terlebih bila tanpa pengawasan, kemudian bawahan melakukan kesalahan. Hal tersebut bisa membuang waktu lebih lama karena harus selalu melakukan perbaikan. Jika kesalahan bawahan langsung berhubungan dengan calon klien, maka hal itu akan menjadikan buruk citra perusahaan.

Alief Maulana Ilyas

About the author
Cut Hanti, S.Kom Sebagai penulis artikel di lspkonstruksi.com

Cut Hanti, S.Kom adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.

Sebagai seorang konsultan di Lspkonstruksi.com, Cut Hanti, S.Kom telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.

Cut Hanti juga dikenal karena pendekatannya yang kolaboratif dan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak. Ia percaya bahwa kerjasama tim yang efektif adalah kunci untuk mengatasi tantangan bisnis dan mencapai hasil yang optimal.

Selain menjadi konsultan bisnis yang sukses, Cut Hanti juga aktif dalam berbagi pengetahuannya melalui menulis artikel untuk Lspkonstruksi.com. Artikel-artikelnya yang informatif dan berbobot telah membantu banyak pembaca untuk memahami lebih dalam tentang strategi bisnis, pengadaan tender, dan perencanaan bisnis.

Cut Hanti, S.Kom selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.

Lspkonstruksi.com menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi BNSP

Apakah Anda ingin meningkatkan keterampilan kerja sekaligus mendapatkan pengakuan resmi dari negara? Lspkonstruksi.com siap membantu Anda melalui pelatihan dan sertifikasi BNSP yang dirancang khusus untuk perorangan maupun perusahaan/instansi. Sertifikasi ini memberikan Anda keunggulan kompetitif di pasar kerja, meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan di mata pemberi kerja, serta memastikan Anda memenuhi standar kompetensi nasional yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Cekskk Konsultasi di Whatsapp
Cut Hanti, S.Kom
Konsultasi di Whatsapp
Cekskk Konsultasi di Whatsapp
Novitasari, SM
Konsultasi di Whatsapp

Related articles

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik

lspkonstruksi.com Proses SKK Konstruksi cepat dan memuaskan

Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:

  • Konsultan atau Kontraktor
  • Spesialis atau Umum
  • Kecil, Besar atau Menengah
  • Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di lspkonstruksi.com
  • Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.

Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha

SBUJK Jasa Konstruksi

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.

Pelajari Lebih Lanjut

SBUJPTL

Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.

Pelajari Lebih Lanjut

SKK Konstruksi

Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.

Pelajari Lebih Lanjut

Bantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN

Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 9001

Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 14001

Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 27001

Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 37001

Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 45001

Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?

  • 01. Business Goal

    Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

    • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
    • Kapan akan mengikuti tender
    • Tender apa yang akan diikuti
  • 02. Review kebutuhan teknis

    • Data penjualan tahunan;
    • Data kemampuan keuangan/nilai aset;
    • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
    • Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
    • Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001;
    • Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
  • 03. Tenaga Ahli & Peralatan

    Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi

    Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan

    Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)

  • 04. Proses SBU

    SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR

    • BUJK Nasional
    • BUJK PMA
    • BUJK Asing