Rencana Strategis Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Nafa Dwi Arini
27 Dec 2022 08:30

Rencana Strategis Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Rencana Strategis Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Gambar Ilustrasi Rencana Strategis Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Rencana strategis keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah dokumen yang menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil oleh perusahaan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja para karyawannya. Rencana ini harus mencakup tujuan dan sasaran yang ingin dicapai, serta tindakan yang akan dilakukan untuk mencapainya. Rencana strategis K3 ini juga harus mempertimbangkan risiko-risiko yang mungkin terjadi di tempat kerja, serta cara-cara untuk mengelolanya.

Untuk membuat rencana strategis K3 yang efektif, perusahaan harus melakukan riset terlebih dahulu untuk mengidentifikasi risiko-risiko yang ada di tempat kerja. Kemudian, perusahaan harus menentukan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja, serta menetapkan tindakan-tindakan yang akan diambil untuk mencapainya. Setelah itu, perusahaan harus mengalokasikan sumber daya yang diperlukan untuk menerapkan tindakan-tindakan tersebut, serta mengukur hasil yang telah dicapai.

Pelaksanaan rencana strategis K3 harus menjadi tanggung jawab bersama antara pimpinan perusahaan dan para karyawan. Karyawan harus memahami bahwa mereka juga berperan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja, sementara pimpinan harus memberikan dukungan yang diperlukan untuk menerapkan tindakan-tindakan yang telah ditetapkan dalam rencana tersebut.

Standar OHSAS 18001 klausul 4.3.3 mewajibkan perusahaan mempunyai tujuan sasaran dan program K3.

Rencana Strategis Keselamatan dan Kesehatan Kerja :

  1. Terdapat prosedur terdokumentasi untuk identifikasi potensi bahaya, penilaian, dan pengendalian resiko K3.
  2. Identifikasi potensi bahaya, penilaian, dan pengendalian resiko K3 sebagai rencana strategi K3 dilakukan oleh petugas yang berkompeten
  3. Rencana strategi K3 sekurang-kurangnya berdasarkan tinjauan awal, identifikasi potensi bahaya, penilaian, pengendalian resiko, dan peraturan perundang-undangan serta informasi K3 lain baik dari dalam maupun luar perusahaan
  4. Rencana strategi K3 yang telah ditetapkan digunakan untuk mengendalikan resiko K3 dengan menetapkan tujuan dan sasaran yang dapat diukur dan menjadi prioritas serta menyediakan sumber daya.
  5. Rencana kerja dan rencana khusus yang berkaitan dengan produk, proses, proyek, atau tempat kerja tertentu telah dibuat dengan menetapkan tujuan dan sasaran yang dapat diukur, menetapkan waktu pencapaian dan menyediakan sumber daya.
  6. Rencana K3 diselaraskan dengan rencana sistem manajemen perusahaan

Interpretasi:

  • Perusahaan membuat prosedur IBPR dan mengimplementasikannya.
  • karyawan yang ditunjuk untuk mengidentifikasi IBPR telah mendapatkan pelatihan. Bisa dibuat Tim IBPR dimasing-masing unit kerja.
  • prosedur penetapan program K3 dan Program K3 setiap departemen, review pemantauan program perbulan, verifikasi target
  • Program K3 setiap unit kerja, review pemantauan program perbulan, verifikasi target, apakah target tercapai. Metode SMART.
  • jika terdapat project skala menengah atau Besar, dibuatkan program K3 khusus untuk memantau pengendalian resikonya
  • integrasi dengan program perusahaan


About the author
Nafa Dwi Arini Sebagai penulis artikel di lspkonstruksi.com

Nafa Dwi Arini adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.

Sebagai seorang konsultan di Lspkonstruksi.com, Nafa Dwi Arini telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.

Nafa Dwi Arini juga dikenal karena pendekatannya yang kolaboratif dan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak. Ia percaya bahwa kerjasama tim yang efektif adalah kunci untuk mengatasi tantangan bisnis dan mencapai hasil yang optimal.

Selain menjadi konsultan bisnis yang sukses, Nafa Dwi Arini juga aktif dalam berbagi pengetahuannya melalui menulis artikel untuk Lspkonstruksi.com. Artikel-artikelnya yang informatif dan berbobot telah membantu banyak pembaca untuk memahami lebih dalam tentang strategi bisnis, pengadaan tender, dan perencanaan bisnis.

Nafa Dwi Arini selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.

Lspkonstruksi.com menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi BNSP

Apakah Anda ingin meningkatkan keterampilan kerja sekaligus mendapatkan pengakuan resmi dari negara? Lspkonstruksi.com siap membantu Anda melalui pelatihan dan sertifikasi BNSP yang dirancang khusus untuk perorangan maupun perusahaan/instansi. Sertifikasi ini memberikan Anda keunggulan kompetitif di pasar kerja, meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan di mata pemberi kerja, serta memastikan Anda memenuhi standar kompetensi nasional yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Dapatkan solusi terbaik untuk Pelatihan dan sertifikasi BNSP dari tim ahli kami

Nafa Dwi Arini - Konsultan WhatsApp

Nafa Dwi Arini

Konsultan Sertifikasi BNSP

Novitasari - Konsultan WhatsApp

Novitasari

Konsultan Sertifikasi BNSP

Respon cepat dalam 1-2 menit | Konsultasi gratis & tanpa komitmen

Related articles

Tersertifikasi BNSP Terdaftar LPJK

Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi

Sertifikat Kompetensi BNSP Khusus Bidang Konstruksi Berstandar Nasional

Dapatkan sertifikat kompetensi konstruksi yang diakui secara nasional dan internasional. Sub Klasifikasi SKK Konstruksi LPJK yang telah terpercaya untuk mengembangkan karir profesional Anda di industri konstruksi Indonesia.

1000+
Tersertifikasi
100%
Legal & Terpercaya
24/7
Free Konsultasi
Mengapa SKK Konstruksi Penting?

Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi merupakan syarat wajib untuk bekerja di proyek konstruksi sesuai regulasi Kementerian PUPR dan LPJK. Tanpa SKK, Anda tidak dapat berpartisipasi dalam tender atau proyek konstruksi pemerintah maupun swasta.

Wajib Untuk Tender
Sertifikasi Resmi

Sertifikat Kompetensi BNSP

Tingkatkan kredibilitas profesional Anda dengan sertifikat kompetensi BNSP yang diakui secara nasional. Investasi terbaik untuk karier yang lebih cemerlang dan peluang yang lebih luas.

500+
Skema Sertifikasi
98%
Tingkat Kepuasan
50K+
Profesional Tersertifikasi
🏆

Diakui Nasional

Sertifikat yang diakui oleh industri dan pemerintah di seluruh Indonesia

📈

Peningkatan Karier

Buka peluang promosi dan gaji yang lebih tinggi dengan kompetensi tersertifikasi

🎯

Standar Profesional

Mengikuti standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) yang terpercaya