Boom, Arm, dan Bucket Excavator

Boom adalah lengan utama excavator yang terhubung langsung ke upperstructure melalui pin boom, berfungsi sebagai pendukung utama sistem attachment yang menanggung beban bending dan torsi tertinggi selama operasi penggalian. Arm (atau stick) adalah lengan kedua yang terhubung ke ujung boom dan mengatur jarak jangkauan bucket, sedangkan Bucket adalah attachment kerja utama yang bersentuhan langsung dengan material yang digali. Ketiganya dihubungkan melalui pin-pin baja berdimensi besar yang dilumasi secara berkala untuk mencegah keausan berlebihan.

Dari perspektif K3 dan riksa uji, kondisi boom dan arm adalah titik inspeksi struktural paling kritis karena retak atau korosi yang tidak terdeteksi pada material las-lasan dapat menyebabkan kegagalan katastrofik saat alat menanggung beban maksimum. PJK3 menggunakan metode NDT (Non-Destructive Testing)—termasuk inspeksi visual, uji penetran (dye penetrant test), dan magnetic particle test pada area las-lasan—untuk mendeteksi keretakan yang tidak terlihat secara kasat mata. Operator dan teknisi lapangan wajib melaporkan segera setiap deformasi, retakan visual, atau perubahan suara abnormal pada sambungan boom-arm, karena penundaan pelaporan adalah penyebab terbesar kecelakaan struktural pada alat berat di proyek konstruksi Indonesia.