Risiko (Risk)

Risiko adalah kemungkinan bahwa suatu bahaya akan benar-benar menyebabkan kerugian, dikombinasikan dengan seberapa parah kerugian yang bisa terjadi. Risiko dihitung dari dua faktor: kemungkinan/probabilitas terjadinya insiden (seberapa sering bahaya itu bisa menyebabkan kecelakaan) dan keparahan/dampak (seberapa parah akibatnya jika kecelakaan terjadi). Kombinasi keduanya menghasilkan tingkat risiko: rendah, sedang, tinggi, atau sangat tinggi.

Contoh perbandingan: bekerja dengan gunting (bahaya sama — alat tajam), tetapi risiko terluka saat menggunting kertas jauh lebih rendah dibanding saat menggunting kawat logam tebal yang licin. Faktor konteks — siapa yang melakukan, kondisi apa, dengan cara bagaimana — sangat menentukan tingkat risiko. Inilah mengapa penilaian risiko tidak bisa dilakukan secara generik tanpa mempertimbangkan kondisi spesifik lapangan.

Dalam matriks risiko yang umum digunakan dalam SMK3, setiap risiko ditempatkan pada grid berdasarkan nilai probabilitas dan keparahannya. Risiko dengan nilai tinggi harus segera mendapat tindakan pengendalian prioritas. Risiko rendah tetap perlu dipantau, bukan diabaikan. Seluruh proses ini adalah inti dari manajemen K3 — bukan menghilangkan semua bahaya (yang mustahil), melainkan mengelola risiko secara proporsional dan berkelanjutan.